Langsung ke konten utama

Postingan

jurnal 85:space

thanks for give me space for my self. aku benar-benar memang membutuhkan ruang untukku sendiri. terlalu banyak pikiran dan rutinitas membuatku benar-benar menginginkan keleluasaan dan kesendirian untuk beberapa waktu. satu-dua hari akan benar2 membantuku merilekskan dan menikmati ruang untukku sendiri ditengah segala prasangka yang entah datang dariku atau arah lain. agak lega dengan segala situasi yang terjadi meski tak puas dengan keadaan yang lagi dan lagi hanya seperti itu tanpa ada perubahan dari segala situasi dan tempat yang tak sengaja disinggahi dan tempati. kerikil itu tergeletak dipinggir jalan bersama dengan kerikil lain yang diam dalam dingin tak ditoleh bahkan saat menghalang di depan mata bahkan mungkin hanya digeser sedikit agar bersih dari jalan bahkan saat membuat adonan untuk membangunpun kerikil hanya diam melihat kerikil lain di serok kedalam semen dan hanya tetap diam dalam dingin atau kadang bersorak ringan saat beradu dalam pungutan tuk disusun disek...

jurnal 84: all about PROFIL PROVINSI JAMBI 2017

jurnal 83; self reminder

lagi-lagi harus terus mengingatkan diri, bahwa segala sesuatu yang terjadi bukanlah sebuah masalah asalkan kita tidak melihatnya sebagai sebuah masalah. tapi tetap saja, menjadi dewasa bukanlah hal yang mudah. ketika kita masih menjadi seorang anak kecil, atau bahkan seorang remaja, segala hal tampak bukanlah masalah, semua bisa terselesaikan dan teratasi. atau mungkin masalah itu sendiri tak terlihat di pelupuk mata. semua tersembunyi di balik tembok selaput yang tak tertembus oleh pandangan mata. namun ketika usia dewasa mulai ditapaki, semua hal jadi terlihat. hal yang bukan apa-apa ternyata keluar dari selaputnya dan menjadi suatu hal yang membingungkan. hal yang klise saat kita memusingkan tentang materi. tapi apa boleh buat bahwa materi yjuga merupakan hal yang membingungkan dan memusingkan. dunia yang sudah mulai gila ini selalu memperhitungkan dan mengungkit yang namanya materi. ketidakpuasan menjadi titik tolak permasalahan yang ada sehingga segaa sesuatu menjadi hal yang pat...

jurnal 82: a good teacher

guru tak hanya sebagai profesi, tapi juga status sekaligus peran yang banyak dimiliki oleh orang umum di dunia ini. tidak terbatas hanya pada profesi mengajar di sekolah, bahkan bmbel, tutor atau  anak kecil pun bisa menjadi seorang guru. ya, setiap orang adalah guru dengan caranya masing-masing. karena ketika seseorang sudah menyumbangkan pengetahuan yang dimilikinya kepada orang lain, maka orang tersebut sudah pantas disebut guru. setidaknya itu pendapatku. menjadi guru adalah hal yang baik dan terpuji, tapi untuk menjadi seorang guru yang baik, tidak semua guru dapat menjadi guru yang baik. (cuma opini lhooo #peace :p) ketika seorang guru bertanya pada dirinya sendiri bagaimana cara menjadi guru yang baik, dan kemudian ia terus mencoba hal yang baru karena belum merasa menjadi guru yang baik, maka saat itulah guru tersebut bertitel guru yang baik. karena guru yang baik tidak akan merasa puas dengan informasi yang ia berikan kepada anak didiknya, tidak pernah merasa cukup akan ...

jurnal 81: Memuji atau Tidak?

Di dunia ini siapa sih yang tidak kenal dengan pujian? Komentar "bajumu bagus", atau "kamu baik banget deh" setidaknya pernah kita ucapkan pada orang lain atau orang lain ucapkan pada kita, atau mungkin dari orang ketiga. Tapi, waw.. hati-hati saat mengeluarkan pujian. karena pujian itu punya efek candu. mungkin awalnya kita memuji seseorang hanya sebagai wujud terimakasih atas bantuan, menyenangkan orang lain dan sebagainya. tapi yang menerima bisa menafsirkan dengan banyak hal dan cara. salah satunya, jika kita memuji orang dengan berlebihan, atau mungkin dalam bentuk pujian yang wajar namun sering dilakukan, hal ini akan menimbulkan orang yang kita puji menjadi gila akan pujian. dan jika seseorang sudah gila akan pujian, itu artinya orang tersebut cenderung mengalami gangguan jiwa!! wew..  Eits, tapi gangguan jiwa disini bukan artinya gila ya. mereka yang gila pujian umumnya cenderung suka cari perhatian, kurang empati dan terbiasa dipuji dan memuji diri send...

jurnal 80: tergantung vs mandiri

Terbiasa mencoba untuk mandiri, sepertinya secara tidak langsung bisa mempengaruhi pola pikir seseorang. Ada seseorang yang memiliki banyak saudara dengan kondisi orang tua yang sibuk di luar rumah sepanjang hari agar bisa mencukupi kebutuhan seluruh keluarga. Alhasil ia dan saudara/i nya selalu berada di rumah dan berbagi tugas untuk semua urusan di rumah. Menjalankan tugas masing-masing menjadi bagian dari hari-hari yang harus terselesaikan pada rentang waktu tertentu. tentu saja yang memantau semua kegiatan adalah yang tertua, sehingga rumah bisa tertata rapi dan bersih, serta lauk pauk tersedia setiap hari. Namun jika ada yang tidak beres, konsekuensi terletak pula pada anak tertua, yang dituntut mampu menggantikan ibu saat ibu bekerja di luar rumah membantu sang ayah. Alhasil anak tertua tentu saja akan bertindak tegas dan terkadang harus keras untuk menghadapi adik-adiknya yang sulit diatur. Terbiasa dengan pembagian tugas dan melakukan sesuatu untuk mengurus diri sendiri, ten...

jurnal 32 Magang

Hi Guys.. Magang itu ternyata berat ya??? Well, sebenernya aku nggak ngerasain sih gimana magang. Secara, di prodiku nggak ada mata kuliah magangnya. Sebenernya nih cerita tentang pengalaman magang pertama teman kosku. Doi kuliah di kampus yang sama tapi prodi na tata boga . Masak-masak gitu deh ceritanya... Selama doi kuliah terutama praktek buat kuenya, itu berkah buat kami (semua anak kos), makan kue gratis gitu lho.. Hahaha. Apalagi kalo kue na yang aneh-anek alias belum pernah kami cicip alias liat doang di toko roti, Bbbeeh... Maknyus dah. Sabtu kemaren adalah hari pertama doi magang di salah satu hotel mewah di padang. Nggak tanggung-tanggung, awal magang, langsung pegang acara yang lumayan besar. Yang ngadain orang cina. Ada Judika lho yang datang buat ngisi acara disana!! (Hwaa... Iri, pengen liat juga si judika manggung secara live v(~o~)v ) Kembali kecerita temenku, karena awal magang langsung pegang acara besar, katanya si doi jadi sibuuk amir. Nggak sempat yang namany...